Dec 26, 2014

Tips Sukses Usaha Sampingan Berternak Bebek Untuk Pemula

Tips sukses usaha sampingan berternak bebek untuk pemula berikut ini merupakan salah satu tips yang cocok untuk pemula atau anda yang memang baru mau mencoba berternak bebek. Bebek merupakan salah satu hewan ternak yang jinak dan cukup mudah dipelihara. Bebek suka dengan tempat-tempat yang berair sehingga nanti perlu dipertimbangkan juga untuk menyediakan lahan kosong tempat bermain bebek tersebut. Ditambah sedikit musik dapat membantu mengurangi bebek terhindar dari stress sehingga produksi telur meningkat. Dewasa ini banyak sekali para peternak yang memanfaatkan sentrat agar produksi telur bagus namun penggunaan sentrat khusus hanya untuk telur konsumsi dan tidak direkomendasikan untuk telur yang ditetaskan ulang.


Memulai usaha berternak bebek banyak sekali sumberdaya yang bisa kita ambil misal dagingnya, telurnya dan bahkan kotorannya untuk pupuk. Anda dapat memilih ingin berternak bebek untuk diambil dagingnya saja atau diambil telurnya tergantung mana yang paling menguntungkan menurut anda. Memang banyak peternak yang berfokus pada telurnya saja tetapi ketika bebek sudah tak produktif lagi dapat dijual untuk bebek pedaging.

Tips sukses usaha sampingan berternak bebek untuk pemula

Yang terpenting bagi calon peternak bebek entah anda ingin menjalankan usaha ini sebagai sampingan atau untuk usaha utama anda, ada beberapa pengetahuan yang harus anda pelajari dan pahami. Pengetahaun tersebut diataranya pemahaman bagaimana membangun sebuah kandang yang sesuai standar, pemilihan bibit yang unggul, pemahaman akan pakan bebek, cara mengelola hingga pemasaran hasilnya. Beberapa kemampuan mengelola seperti bagaimana memelihara anak bebek (usia 5-8 minggu), pemeliharaan bebek dara (usia 8-20 minggu) dan pemeliharaan bebek petelur (usia 20 minggu keatas).

Bebek / Itik biasanya memiliki masa ideal berkisar antara 1 tahunan yang mampu bertelur rata-rata 200 sampai 300 butir telur pertahunnya dengan berat rata-rata 70gram untuk bebek lokal. Bahkan bebek jenis alabio mampu bertelur diatas 250 butir pertahunnya dengan masa produktif hingga 68 minggu yang termasuk memiliki produktivitas tinggi.

Sedangkan untuk jenis bebek pedaging pemeliharaannya relatif cepat, biasanya sudah dapat dipanen dalam waktu 2-3 bulanan saja. Untuk bebek jenis pedaging yang bagus biasanya yang berkelamin jantan itu karena pertumbuhannya lebih cepat dari bebek betina. Minimum berat badan bebek siap potong biasanya sekitar 1,5 kg. Namun saat ini dilapangan banyak yang menginginkan bebek usia muda, itu karena bebek usia muda lebih empuk dagingnya, lebih gurih dan memiliki nilai gizi yang cukup tinggi.

Perhitungan Sederhana untuk Bebek Petelur dan Pedaging
Bebek Siap Telur = Rp 39.000,- S/d Rp 42.000,-
DOD Betina = Rp 3.700,-
DOD Jantan = Rp 3.200-
Bebek Potong 1,2 kg s/d 1,3 kg = Rp 19.500,-
Telur Tetas = Rp 1.250,-
Telur Konsumsi = Rp. 900,-

Hal-Hal yang Harus Anda Kuasai Sebelum Memulai Berternak Bebek

Usaha peternakan bebek sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia terutama bagi mereka yang tinggal didaerah pedesaan. Banyak yang menggantungkan kebutuhan sehari-harinya dari usaha ini baik menjadi penghasilan utama atau sekedar menjadi usaha sampingan. Dan berikut ini beberapa pengetahuan dan pemahaman dasar yang harus anda ketahui dan pelajari :

1. Menyeleksi Bibit Unggul

Bibit bebek sendiri di Indonesia dikategorikan menjadi dua yakni bibit bebek lokal dan persilangan.
a. Bibit Bebek Lokal
  • Bebek / Itik Tegal (Tegal) memiliki ciri bulu berwarna putih polos sampai cokelat hitam, warna paruh dan kaki kuning atau hitam.
  • Bebek / Itik Mojosari (Mojosari Jawa Timur) memiliki ciri fisik bulu berwarna cokelat muda hingga cokelat tua, warna paruh dan kaki hitam.
  • Bebek / Itik Alabio (Amuntai Kalimantan Selatan) memiliki ciri fisik badan lebih besar dibandingkan itik asal tegal.
  • Bebek / Itik Asahan yang sekarang banyak dikembangkan di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

b. Bebek / Itik Persilangan
Bebek persilangan adalah jenis bebek hasil persilangan dari bebek atau itik lokal.

2. Pengetahuan Akan Pakan Bebek

Jenis pakan bebek diataranya adalah jagung, dedak padi, bungkil kedelai, bungkil kelapa, dan masih banyak lagi. Sedangkan untuk pemberian pakannya sendiri kurang lebih seperti berikut :
  • Umur 1 hingga 2 minggu 60 gr/ekor/hari.
  • Umur 3 hingga 4 minggu 80 gr/ekor/hari.
  • Umur 5 hingga 9 minggu 100 gr/ekor/hari.
  • Umur 10 minggu keatas 150 - 180 gr/ekor/hari.

3. Pemahaman Akan Perkandangan Yang Baik

  1. Umumnya kandang yang digunakan dibuat dari kayu dan bambu dengan atap genting dan bagian bawahnya pasir atau kapur.
  2. Syarat-syarat lokasi kadang yang baik kurang lebih seperti berikut : 
    • Jauh dari keramaian
    • Ada atau dekat dengan sumber air
    • Tidak terlalu dekat dengan rumah
    • Mudah dalam pengawasan.
  3. Perhitungan daya tampung per 100 ekor bebek :
    • Umur 1 hari – 2 minggu 1 -2 m.
    • Umur 1 – 2 minggu 2 – 4 m
    • Umur 2 – 4 minggu 4 – 6 m
    • Umur 4 – 6 minggu 6 – 8 m
    • Umur 6 – 8 minggu 8 – 10 m
    • Bebek dara sampai umur 6 bulan 5 – 10 ekor/m.

4. Tata Cara Pemeliharaan

  1. Umumnya perbandingan antara jantan dan betina (sex ratio) adalah 1:10, berarti tiap bertambah 10 betina maka bertambah 1 pejantan.
  2. Dilihat dari cara pemeliharaan berdasarkan penempatannya dibagi menjadi :
    • Secara ekstensif yakni pemeliharaan yang berpindah-pindah, dijawa biasanya dikenal dengan istilah angon.
    • Secara intensif  yaitu  secara terus-menerus dikandangkan seperti ayam ras dan diusahakan memiliki kandang yang cukup luas
    • Secara semi intensif yaitu dipelihara di kandang yang ada halaman berpagar dengan tersedianya ruangan terbuka.

5. Pengetauan Akan Kesehatan Bebek

Berikut beberapa masalah seputar kesehatan yang biasanya menyerang bebek/itik beserta pencegahannya.
a. Penyakit Cacing
Disebabkan : Berbagai jenis cacing
Tanda-tanda : Menurunnya nafsu makan, sering mencret, warna bulu kusam, bebek kurus, dan produksi telur menurun.
Pencegahannya : Kandang harus selalu bersih, kondisi kandang kering dan tidak lembab, makanan dan minuman yang bersih, dan lakukan sanitasi kandang.

b. Penyakit Berak Kapur
Disebabkan : Bakteri Salmonella Pullorum.
Tanda-tanda : Berak puti dan lengket seperti pasta.
Pencegahannya : Kebersihan kandang, makanan dan minuman, vaksinasi, dan memisahkan itik yang terkena penyakit.

c. Lumpuh
Penyebab : Kekurangan Vitamin B
Tanda-tanda : kaki bengkak pada persendian, jalan pincang atau lumpuh, kelihatan lesu dan ngantuk, mengeluarkan air mata berlebihan.
Pencegahannya : Pemberian sayuran/hijauan yang dicampur pada makanan setiap hari.

6. Pasca Panen

Hasil panen dapat berupa :
  • Telur dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan
  • Daging bebek yang juga dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, dapat dipasarkan ke restoran dan warung makan.
  • Bulu bebek juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai jenis kerajinan tangan.
  • Kotoran bebek dapat dimanfaatkan menjadi pupuk.

Baca juga : Peluang usaha sampingan rumahan yang menguntungkan

Demikianlah sedikit banyak tentang tips sukses usaha sampingan berternak bebek untuk pemula. Untuk mendalami bagaimana prakteknya anda dapat mengunjungi para peternak bebek dan mempraktekannya sendiri dirumah anda. Semoga bermanfaat.