Jul 25, 2015

Budidaya Jahe Merah Bisnis Pertanian Dengan Untung Menggiurkan

Budidaya jahe merah bisnis pertanian dengan untung menggiurkan - Jahe Merah merupakan salah tanaman jenis rimpang yang memiliki banyak sekali manfaat. Pada umumnya dimanfaatkan untuk obat atau jamu karena khasiatnya yang baragam. Selain untuk jamu atau sebagai obat juga dimanfaatkan sebagai minuman yang dipercaya dapat menambah stamina selain manfaat lain sebagai obat.

Di Indonesia sendiri setidaknya ada 3 jenis jahe, yakni jahe gajah atau jahe badak, jahe kuning/putih dan yang terakhir adalah jahe merah. Diantara ketiga jenis jahe tersebut jahe merah merupakan salah satu jahe dengan minat terbanyak bahkan biasanya para tengkulak selain menyetornya ke beberapa pabrik jamu di dalam negeri juga mengekspornya keluar negeri.

Beberapa manfaat jahe merah diantaranya untuk meringankan masuk angin, menghangatkan badan dan beberapa penelitian yang dilakukan para ahli berpendapat bahwa jahe merah dapat menangkal radikal bebas.

peluang usaha budidaya jahe merah menggiurkan

Budidaya Jahe Merah Peluang Usaha dengan Keutungan Menggiurkan

Kenapa harus budidaya jahe merah?

Sama-sama budidaya jahe tapi kenapa harus jahe merah, berikut beberapa alasan yang bisa kamu pertimbangkan kenapa peluang usaha budidaya jahe merah lebih menguntungkan :
  • Jahe merah tidak harus selalu membutuhkan tempat yang luas namun bisa ditanam menggunakan polybag maupun sak dan banyak yang bilang bahwa menggunakan sak atau polybag mampu menghasilkan yang lebih dari ditanam langsung.
  • Perawatannya cukup mudah dari pada menanam tanaman jenis palawija lain seperti cabai atau tomat.
  • Permintaan pasar yang cukup tinggi baik lokal maupun pasar internasional.
  • Modal awal yang relatif lebih murah

Analisa Usaha Budidaya Jahe Merah

1. Modal Awal
Berikut modal awal yang dibutuhkan untuk menanam 100 biji jahe :
- Polybag 2kg x @Rp.50.000,- (@kg isi 50 ) = Rp. 100.000,-
- Bibit Jahe Merah : 100 x Rp. 5.000,- = Rp. 500.000,-
- Pupuk, obat dan alat = Rp. 400.000,-
- Lain-lain = Rp. 200.000.00,-

Dengan perincian tersebut berarti total modal yang dibutuhkan untuk setiap 100 biji jahe adalah sekitar Rp. 1.200.000,-, termasuk murah bukan anda bisa memulai menjalankan usaha sampingan dengan modal yang kecil tanpa perlu repot memulai usaha dengan modal yang terlalu besar semisal usaha dengan modal 10 juta. Namun harga tersebut baru analisa dan harga sesungguhnya bisa berbeda setiap tempat.

2. Penanaman
Setelah semua bahan diatas siap maka selanjutnya adalah melakukan penanaman. Tahap pertama campurkan tanah, pupuk bokasi, dan pasir dengan perbandingan 3 : 1 : 1. Selanjutnya masukkan setiap campuran tanah tersebut ke polybag setinggi kurang lebih 15-20 cm. Pindahkan bibit yang kita beli ke polybag ketika tunasnya telah mencapai tinggi 15 cm atau kurang lebih berumur 2 - 3 minggu. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore hari jaga agar kondisi tanah tetap lembab namun tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering.

Setiap 2 bulan sekali tambahkan tanah hingga menutupi rimpang yang mulai keluar. Dan juga potong beberapa tunas yang tumbuh besar sisakan 5 atau 10 tunas . Lakukan ini secara rutin hingga mencapai usia 10 bulan atau hingga masa panen tiba.

3. Perkiraan Penghasilan
Dengan 100 biji jahe merah berapa sih penghasilan kotor yang akan dapat, berikut ulasannya. Untuk setiap polybag/sak biasanya bisa menghasilkan antara 10 - 20 kg/polybag. Anggap saja rata-rata menghasilkan 15 kg berarti untuk 100 polybag bisa menghasilkan 1500 kg. Dan setiap kilogramnya biasanya dihargai Rp. 20.000,- hingga Rp. 40.000,- tergantung keadaan. Anggap saja perkilogramnya laku Rp. 30.000,- maka untuk 100 polybag : 1500 kg x Rp. 30.000,- sama dengan Rp. 45.000.000,- untuk sekali panen. Lumayan fantastis bukan?

Analisa diatas hanya sekedar asumsi saja karena situasi bisa berubah tak menentu. Namun budidaya jahe merah ini masih cukup menggiurkan meski harga jualnya anjlok sekalipun kita masih mendapat keuntungan yang terbilang lumayan.

Namun yang perlu diingat karena proses menanam hingga panen yang terbilang lama, maka anda bisa mengakali dengan menanam jahe merah selang 3 bulan sekali. sehingga nantinya setiap 3 bulan anda bisa menikmati hasilnya.

Nah, demikianlah peluang usaha budidaya jahe merah bisnis pertanian dengan untung menggiurkan yang bisa anda coba dan terapkan dirumah anda. Jika tertarik maka cobalah untuk mencari disekitar anda orang-orang yang menekuni bisnis ini, sehingga anda bisa banyak belajar langsung sekaligus menambah jalinan koneksi untuk usaha bisnis jahe anda nanti. Semoga bermanfaat.